Selasa, 26 Januari 2010

Pilihan Media Tanam Anggrek

Untuk memelihara anggrek sedikit banyak perlu mengetahui media mana yang cocok untuk anggrek yang akan kita pelihara. Sebab menurut habitatnya di alam anggrek di kelompokan atas 4 : yaitu anggrek Epifit, litofit, Saprofit, dan anggrek teresterial. Anggrek Epifit adalah anggrek yag tumbuh menumpang pada tumbuhan lain tetapi tidak merugikan tumbuhan yang di tumpanginya. Anggrek litofit anggrek yang hidup di batu-batuan, Anggrek saprofit merupakan anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daunan kering Sedangkan anggrek teresterial adalah anggrek yang tumbuh di permukaan tanah

Banyak media dapat di gunakan untuk menanam anggrek, diantaranya dijelaskan di bawah ini , bahkan anda boleh mencoba menggunakan media yang lain dan membandingkan efektifitasnya.
Arang kayu
Arang kayu bersifat kering, tidak mudah menyerap air. Sehingga perlu penyiraman yang lebih sering untuk menjaga kelembaban media. Pada dataran rendah media anggrek yang menggunakan arang kayu biasanya disiram dua kali sehari. Pada pagi hari sekitar jam 7 pagi dan sore hari sekitar jam 3 sore.

Cocopeat
Cocopeat merupakan serabut kelapa yang sudah disterilisasi . Cocopeat bersifat menyimpan air. Dengan menggunakan cocopeat penyiraman dapat dilakukan dengan lebih jarang. Penyiraman dilakukan setelah media kering.Perlakuan cocopeat sebelum digunakan sebagai media tanam untuk anggrek.

Serabut kelapa
Serabut kelapa mengandung zat tanin, atau zat anti gizi. Adanya zat tanin ditandai dengan keluarnya warna merah bata saat serabut kelapa direndam dalam air. Sebelum digunakan rendam selama sehari atau di rebus terlebih dahulu sampai warna merah yang keluar benar-benar berkurang. Penganggrek Thailand menggunakan cara yang sederhana dalam menggunakan serabut kelapa sebagai media tanam.

Penggunaan serabut kelapa untuk media anggrek

Media Moss
Media moss yang dikenal dipasaran ada dua , yaitu yang berbahan dasar rumput laut dan moss yang berbahan akar pohon kadaka.
Moss Spagnum
Moss Spagnum merupakan media yang berbahan rumput laut. Media spagnum biasanya diimpor dari Chili, sehingga harganya cukup mahal, sampai 75 000 rupiah per kilogram. Spagnum merupakan media yang sudah steril , sehingga tidak perlu disterilisasi lagi. Bersifat menyimpan air. Pada dataran rendah Sapgnum Moss dapat disiram dua kali seminggu. Pada dataran tinggi cukup disiram seminggu sekali. Penyiraman harus dilakukan saat spagnum benar-benar kering dan penyiraman benar-benar sampai media benar-benar basah. Pemelihara anggrek dapat melakukan penyiraman dengan merendamnya didalam ember. Apabila memelihara dalam jumlah banyak akan lebih baik menggunakan sistem talang untuk mengairi media.
Moss akar kadaka
Akar kadaka baik pula digunakan sebagai media anggrek, memiliki sifat yang sama dengan moss spagnum sehingga perlakuan penyiraman kurang lebih sama dengan media spagnum. Sebelum digunakan moss akar kadaka perlu dibersihkan dulu. Rendam dalam ember yang berisi air, sehingga kotoran yang melekat terlepas. Lalu disterilkan dengan direbus.Media pakisMedia pakis paling banyak digunakan oleh hobiis anggrek. Beberapa keunggulan pakis menjadikan pakis banyak digunakan. Pakis secara alami dialam merupakan tempat menempelnya anggrek, selain berpori , pakis juga menyimpan nutrisi walaupun tetap perlu pupuk untuk memenuhi kebutuhan anggrek. Sayangnya pakis mudah dihinggapi jamur sehingga sejak awal perlu penanganan yang lebih hati-hati bila menggunakan pakis. Saat ini media pakis mulai jarang ditemui dan keberadaannya dialam perlu dilindungi. Sebaiknya gunakan media selain pakis untuk memelihara anggrek.
Selain media masih banyak faktor yang harus di perhatikan dan di pertimbangkan sebelum menanam dan memlihara anggrek misalnya saja cara memilih pot (untuk anggrek pot), tempat meletakan anggrek (lokasi) pencahayaan, sirkulasi udara dan lain sebagainya.


Resource :

2 komentar:

mjumani.net on 8 April 2013 11.16 mengatakan...

Mantap nih, temukan juga cara memilih pot untuk anggrek di blog saya

aisoice !!! on 20 April 2016 13.35 mengatakan...

Terima kasih infonya gan.
Lumayan buat nambah wawasan.

Gema Parfum
Parfum berbahan dasar Anggrek.

----------

Poskan Komentar

 

Tropical forest rain Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template